KELIP- KELIP KU SANGKA API,
JIKALAU API MANA PUNTUNGNYA,
HILANG GHAIB KU SANGKA MATI,
JIKALAU MATI MANA KUBURNYA.
DULU PARANG,
SEKARANG BESI,
DULU SAYANG,
SEKARANG BENCI.
Pantun, Petah, Madah...
Segalanya telah ku ciptakan untuk menggambarkan...
bisikan HATIKU yang terluka..,
Jalan berliku tiada penyesalan,
walau Kau tahu bahasanya,
aku masih MILIKmu sepenuhnya..
Aku telah gagal untuk merangcang...
Bahkan akulah,
MERANGCANG PERGAGALAN.
No comments:
Post a Comment